Connect with us

Sisi Lain

Bhayangkara FC Tidak Hanya Sebuah Klub Tapi Sudah Menjadi Keluarga Bagi Pemain

“Bang Jajang Mulyana, suka bercanda dan suka membawa aura happy,” kata Ichsan.

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bhayangkara FC tidak hanya sebuah klub atau tempat mencari nafkah, tapi juga sudah seperti keluarga bagi para pemain. Tidak heran, banyak cerita yang dialami oleh para punggawa The Guardian.

Beberapa pemain muda seperti T. M. Ichsan, Sani Rizki, M. Fatchurohman hingga Indra Adi Nugraha kemudian membagikan ceritanya. Mereka mengatakan ada sosok yang suka jahil hingga bijaksana dan jadi panutan seperti Indra Kahfi.

Ichsan dan Indra menilai, Jajang Mulyana adalah sosok yang menghadirkan keceriaan. Berbagai tingkah lucu dari ‘Mr Kriauk’ jadi obat penawar lelah.

“Bang Jajang Mulyana, suka bercanda dan suka membawa aura happy,” kata Ichsan.

“Bang Jeng (sapaan Jajang), cuma jahilnya ke yang lain bukan ke saya jadi bikin happy. Kalau yang bijak itu kapten Indra Kahfi,” imbuh Indra.

Berbeda dari dua rekannya di atas, Fatchurohman dan Sani Rizki punya pilihan berbeda. Karena tumbuh bersama dan seumuran, keduanya memilih M. Hargianto dan Saddil Ramdani sebagai pemain paling usil.

“Hargianto, sebenarnya dia baik orangnya tapi kadang jahil juga suka ngecengin teman-teman yang lain. Tapi maksutnya buat keakraban kita semua,” ujar Fatchur seraya tertawa.

“Paling jahil Saddil, paling bijak kapten Indra Kahfi. Karena saya sering bercanda dengan Saddil, dan paling bijak adalah kapten karena beliau sering mengingatkan dan support saya terus,” sambung Sani Rizki.

Keakraban antar pemain merupakan salah satu kunci sukses Bhayangkara FC meraih prestasi. Selain aksi di lapangan, kedekatan antar individu akan mempermudah pemahaman satu dan lainnya sehingga gampang beradaptasi. (***)

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

More in Sisi Lain