Connect with us

Senior

Buah dari Percaya Diri, Bhayangkara FC Meraih Kemenangan

“Kami meyakini, ketika datang gol akan datang gol-gol berikutnya, dan itu terjadi di Barito. Tapi kecewa kita masih kebobolan meski melalui penalti. Tapi saya gak paham itu penalti atau nggak,” ujarnya.

BANJARMASIN – Paul Munster senang dengan progres pemain Bhayangkara FC semenjak ditanganinya. Kemampuan mereka semakin meningkat dari pertandingan ke pertandingan berikutnya. Setelah imbang melawan Bali United, sore tadi (18/9) mereka menghancurkan tuan rumah Barito Putera 1-4 di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Tambahan tiga angka ini membuat Bhayangkara FC naik satu tingkat di papan klasemen menjadi posisi 10 dengan 22 poin.
“Dari pertandingan melawan Bali United, kami mendapatkan hasil bagus. Hasil positif dari melawan Bali United dibawa ke Barito. Kita persiapan bagus juga dan para pemain semakin percaya diri,” ungkap Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster usai pertandingan.

Paul meyakini, jika kesulitan mencetak gol teratasi, maka akan datang gol-gol berikutnya. Dan itu terjadi saat melawan Barito Putera. Gol bunuh diri dari Dony Harold Monim menit 26, disusul gol dari Jajang Mulyana dua menit kemudian.

Permainan Bhayangkara FC semakin menggila di babak kedua. Bak diesel, semakin lama mesin mereka semakin panas sehingga merepotkan pertahanan lawan. Herman Dzumafo pun sampai bisa menambah dua gol untuk Bhayangkara FC masing-masing menit 73 dan 89. Padahal dia baru masuk menit ke-52 gantikan Hedipo Gustavo.

“Kami meyakini, ketika datang gol akan datang gol-gol berikutnya, dan itu terjadi di Barito. Tapi kecewa kita masih kebobolan meski melalui penalti. Tapi saya gak paham itu penalti atau nggak,” ujarnya.

Paul juga mengomentari tekling yang dilakukan Bayu Pradana. Playmaker Barito Putera itu kawat mendapatkannya karena tekel yang dilakukan berbahaya. “Itu memang layak kartu merah karena memang crazy tackling,” ucapnya (***)

More in Senior