Connect with us

Senior

Gak Sabar Pesta di Rumah Sendiri

“Kami sudah latihan berapa kali di sini. Saya melihat para pemain senang kembali ke sini. Mudah-mudahan nanti mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

JAKARTA – Pemain Bhayangkara FC sudah tidak sabar menunggu pertandingan melawan PSS Sleman jumat sore (4/10). Pertandingan itu sangat ditunggu-tunggu karena diselenggarakan di Stadion PTIK Jakarta. Inilah kali pertama musim ini The Guardian menjamu tamunya di PTIK sejak Liga 1 2019 diputar.

“Kita sudah menantikan pertandingan besok. Pemain bersemangat karena mereka senang sudah bisa latihan dan bermain di rumah sendiri. Kita sudah latihan di sini dan berharap mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster kamis malam (3/10).

Momentum kembali ke Stadion PTIK Jakarta tidak akan disia-siakan. Ini akan dijadikan awal kebangkitan mereka menjauh dari zona degradasi. Saat ini Bhayangkara FC kesulitan beranjak dari posisi 10 besar. Mereka baru koleksi 24 poin dari 21 pertandingan.

Kesulitan beranjak ke papan atas ini juga ada kaitannya dengan status laga kandang Bhayangkara FC. Mereka kurang maksimal mengeruk poin di laga kandang karena bukan main di rumah sendiri. Mereka harus mengungsi ke stadion Patriot Chandrabhaga karena Stadion PTIK direnovasi.

“Kami sudah latihan berapa kali di sini. Saya melihat para pemain senang kembali ke sini. Mudah-mudahan nanti mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

Paul tidak mau dipusingkan pemain yang main di timnas Indonesia. Baginya itu sudah menjadi hal biasa senja menangani Bhayangkara FC. Sebab, sejak menangani tim ini, dia sudah ditinggal beberapa pemain ke timnas. Baginya, semua pemain harus siap dimainkan. Sebaliknya, pemain yang ke timnas bisa saja kehilangan posisi inti di tim karena lama tidak main di bawah asuhannya. (***)

More in Senior