Connect with us

Senior

Herman Dzumafo Sebut Indonesia Harus Ikuti Prosedur Kesehatan

“Corona memang ada, tapi kita tidak boleh jadi manusia lemah. Menurut saya, kita harus belajar hidup dengan keandaan seperti ini, kalau tidak akan tertinggal,” bukanya.

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Foto : Herman Dzumafo (kiri) dan Fatchurohan (kanan) berlatih sendiri untuk kebugaran dan menjaga stamina sebelum PSBB DKI Jakarta.

Striker Bhayangkara FC, Herman Dzumafo mengatakan semua manusia, termasuk di Indonesia harus membiasakan diri dengan situasi new normal akibat pandemi virus corona. Oleh sebab itu, ia tidak masalah dengan dilanjutnya Liga 1 2020.

Menurut Dzumafo, pemain dan klub tinggal beradaptasi serta melaksanakan prosedur kesehatan yang ditetapkan. Jika terus menunggu keadaan membaik atau normal, hal itu tentu mempengaruhi keberlangsungan hidup.

“Corona memang ada, tapi kita tidak boleh jadi manusia lemah. Menurut saya, kita harus belajar hidup dengan keandaan seperti ini, kalau tidak akan tertinggal,” bukanya.

“Kan sudah ada protokol kesehatan. Anda maunya gimana kita berhenti dan tunggu semuanya kembali semula baru lanjut aktif? imbuh pemain naturalisasi itu.

Untuk menghadapi lanjutan Liga 1 2020, Dzumafo mengatakan tidak ada persiapan khusus. Ia hanya berlatih bersama tim Bhayangkara FC dan menyesuaikan diri dengan situasi saat ini.

Sesuai jadwal terbaru yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru, Bhayangkara akan melawan Persita Tangerang dipekan keempat Liga 1.

“Iya seperti biasa, tidak ada yang berbeda. Sama seperti pemain dan tim lainnya untuk persiapan,” tutupnya. (***)

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

More in Senior