Connect with us

U-20

Kecewa Hasil Tapi Bangga Perjuangan Pemain

“Saya suka karakter bermain Bhayangkara FC. Para pemain bisa bangkit dan kembali ke karakter bermain untuk mengejar ketertinggalan dengan mencetak gol,” ujarnya.

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BEKASI – Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster tidak bisa sembunyikan kekecewaan atas hasil imbang 1-1 saat Bhayangkara FC menjamu Borneo FC minggu sore (22/9).

Ini karena awalnya pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, harus bisa ditutup dengan kemenangan. Mengingat itu laga home dan The Guardians juga sedang butuh poin untuk mengerek posisi di klasemen.

Jelas ini jauh dari ekspektasi karena duel ini diharapkan bisa mempersempit jarak dengan tim peringkat di atasnya. Apalagi, dalam laga itu Bhayangkara FC nyaris kalah karena tertinggal lebih dulu melalui gol tendangan jarak jauh Renan da Silva (61′). Beruntung Adam Alis bisa menyamakan kedudukan (64′).

“Secara keseluruhan, saya kecewa dengan hasil. Semakin pertandingan berjalan, banyak peluang tercipta tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol apalagi jelang akhir pertandingan tadi. Sekitar 10 menit jelang akhir, kita punya 2-3 peluang tapi tidak bisa dijadikan gol,” ungkap Pelatih Paul usai pertandingan.

Namun di tengah kekecewaan itu, Paul masih bangga dengan anak asuhnya. Jajang Mulyana dkk dinilai sudah berbuat terbaik. Mereka sudah bekerja keras dan berjuang untuk menang meski banyak peluang tercipta tidak bisa dijadikan gol.

“Saya suka karakter bermain Bhayangkara FC. Para pemain bisa bangkit dan kembali ke karakter bermain untuk mengejar ketertinggalan dengan mencetak gol,” ujarnya.

Paul juga mengakui bahwa lawan mencetak gol spektakuler. Tendangan yang dilepaskan Renan da Silva memang bagus.

“Tapi anak-anak juga sudah bermain bagus. Saya kecewa hasil karena imbang ini membuat kita tertahan di peringkat 10. Namun hasil ini harus diterima dan kita harus berjuang semaksimal mungkin di laga berikutnya,” tegasnya.

Untuk menaklukkan partai berikutnya, Paul mengakui bahwa finishing touch akan menjadi fokus untuk dibenahi. Ini agar para pemain bisa lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.

“Kita memang membuat banyak peluang. Tapi hanya 1 gol tercipta. Kemarin kita banyak peluang 4 gol tercipta saat lawan Barito Putera. Saya kira, ini masih wajar. Tidak masalah. Saya tetap masih senang tim ini bisa mencetak peluang meski minum gol. Yang mengkhawatirkan justru tim yang tidak bisa membuat peluang. Ke depan kita butuh konsentrasi agar bisa menghasilkan poin lebih baik,” ucapnya.

Tambahan satu angka ini membuat Bhayangkara FC masih tertahan di peringkat 10 dengan 23 poin. (***)

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

More in U-20