Connect with us

Senior

Manager Bhayangkara FC : Kecewa Atas Kepemimpinan Wasit Saat Lawan Kalteng Putra FC

Yang pasti saya akan buat surat protes ke PSSI sebagai bentuk pertanggung jawaban kami klub untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dilakukan oleh perangkat pertandingan, wasit dan perangkatnya,” tutup Sumardji.

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PALANGKARAYA – Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji kecewa dengan kepemimpinan wasit Darma Santoso Gulo saat mempimpin laga Bhayangkara FC menghadapi Kalteng Putra pada lanjutan pekan ke-16 Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe, Minggu (25/8).

Menurut Sumardji pada pertandingan ini, wasit banyak mengambil keputusan yang salah. Selain itu, wasit juga dinilat takut dalam mengambil keputusan karena ditekan oleh para suporter dan pemain tuan rumah pada laga ini. Oleh karena itu, ia sangat mengutuk wasit pada laga ini.

Seperti diketahui, Bhayangkara FC harus menelan kekalahan kembali di Liga 1 2019. Bermain menghadapi Kalteng Putra, The Guardian harus kalah 2-3 dari sang taun rumah meskipun sempat unggul dua kali dari tuan rumah.

“Pertandingan sore hari ini saya lihat wasitnya tidak kualitas dan mohon maaf tidak layak untuk memimpin sebuah pertandingan Liga 1. Ini sangat berbahaya untuk keberlangsungan sepak bola Indonesia, selama ini saya diam saya tidak pernah protes dan sebagainya kelihatan sekali wasit ditekan sama suporter, ditekan sama pemain takut ambil keputusan,” kata Sumardji.

“Sehingga keputusannya sangat jelas kelihatan sekali menguntungkan tuan rumah itu tidak baik. Soal kalah menang itu biasa dalam sepak bola, saya kira hal demikian PSSI harus buka mata buka hati buka telinga tidak boleh dibiarkan seperti itu, tidak akan maju sepak bola kita, tidak akan maju timnas kita kalau masih seperti ini. Tidak ada bedanya antara 2018 ketika tidak ada Satgas, setelah ada Satgas masih saja ada seperti ini,” Sumardji menambahkan.

Dalam pertandibgan ini, Sumardji melihat banyak sekali indikasi wasit takut pada pertandingan ini. “Menurut saya ini sangat kelihatan sekali, indikasinya banyak sekali pelanggaran yang menurut kami harusnya dikartu tidak dikartu, harusnya dihentikan tidak dihentikan, kalau tidak pelanggaran dianghap pelanggaran, itu tidak baik,” ujar Sumardji.

Dengan melihat hasil ini dan banyak kejanggalan yang terjadi dengan kepemimpinan wasit. Bhayangkara FC akan membuat surat protes kepada PSSI, untuk memberikan sanksi kepada wasit yang memimpin. Sehingga nantinya tidak ada lagi kepemimpinan wasit yang seperti ini.

“Yang pasti saya akan buat surat protes ke PSSI sebagai bentuk pertanggung jawaban kami klub untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dilakukan oleh perangkat pertandingan, wasit dan perangkatnya,” tutup Sumardji. (mak)

Share Medsos
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

More in Senior